Rabu, 17 Juni 2015

Apakah Belanja di Lazada itu Aman ? Ya.

Dicatat oleh : Saddam Cahyo


***

Sebelumnya saya masih ragu dan takut sekali belanja on line, apalagi kalau nominal harganya terbilang besar. Maklum, kasus penipuan yang dialami oleh orang-orang di sekitar saya juga banyak dan serius, ini membuat saya khawatir. Tapi beberapa minggu lalu, seorang kawan cerita kalau dia beli handphone android merk Xiaomi di situs Lazada ( http://www.lazada.co.id/ ), prosesnya cepat, hanya dua hari saja barang sudah diterima dalam kondisi yang memuaskan. 

Hmm.. saya jadi sedikit tergoda, ingin membuktikan. Apa benar Indonesia ini sudah mulai sanggup bertanggungjawab dalam bisnis yang rentan dimodusi penipu macam begini. Akhirnya saya coba memberanikan diri, kebetulan memang di situs ini harga barang yang ditawarkan punya selisih yang cukup menggoda ketimbang kita belanja langsung ke outlet penjual.

Saya membeli dua jenis barang, pertama pakaian, kedua adalah tripod kamera. Dengan asyik kita bisa pilih-pilih semua barang yang tersedia di semua kategori yang di pajang di situsnya. Setelah dapat produk yang paling cocok baik dari harga mau pun modelnya, kita hanya tinggal mengklik symbol trolly belanja. Satu persatu barang yang ingin kita beli kita pilih.

Setelah itu kita masuk ke  proses pembayaran, anda akan diminta untuk mengisi kolom keterangan identitas. Setidaknya nama, e-mail, alamat, nomor HP, Bank yang kita pakai, serta metode pembayarannya semisal via ATM. Setelah terisi, rekapan harga semua produk yang kita pesan, berikut ongkos kirimnya akan ditampilkan. Di tahap ini, perhatikan apakah semuanya clear, termasuk identitas pengiriman kita sendiri.

Setelah itu anda juga akan diberi NOMOR PESANAN sekitar 9 digit, catat dan simpanlah angka itu. Lalu berangkat lakukan pembayaran, karena saya pilih via ATM saya berangkat ke yang terdekat saja dan mengirimnya ke rekening ini:  BNI  Nomor Rekening 0326-996-294 Atas Nama PT ECART WEBPORTAL INDONESIA.

Kemudian, foto kertas bukti transfer. Lakukan konfirmasi pembayaran dengan mengikuti petunjuk yang kita terima di e-mail ataupun pesan sms. Sekali lagi kita diminta mengisi formulir, yang point utamanya adalah meng-uplod foto bukti transfer. Jika sudah berhasil, akan dikirim kembali e-mail ataupun sms verifikasi dari pihak Lazada yang menerangkan bahwa pesanan sudah siap diproses.

Hati pun sudah bisa tenang kalau sudah di tahap ini. Proses pengiriman juga biasanya bisa diawasi terus lewat email. Tapi entah kenapa dari dua produk yang saya beli, pengirimannya dilakukan secara terpisah, bahkan ada selisih dua hari dari datangnya setiap barang. Kemungkinan karena tempat pengiriman yang berbeda pula dari setiap item produk yang Lazada tawarkan.

Di luar itu semua, saya cukup yakin situs belanja online ini bisa dipercaya. Kabarnya Lazada juga menerima complain dan pengembalian uang jika memang ternyata produk yang dipesan tidak tersedia stoknya. Atau cacat ketika sampai di tempat. Semoga saja situs ini 100% bisa dipercaya hingga seterusnya, ini penting untuk perkembangan bisnis jarak jauh yang 100% membutuhkan relasi kepercayaan antara penjual dan pembeli yang saling membutuhkan.  Tabik !


1. Nomor pesanan dan alamat Bank transfer

2.Detail produk yang di order


3.Konfirmasi identitas pengiriman


4. Email masuk bahwa verifikasi pesanan berhasil


5. Email masuk mengabarkan status pengiriman fix


Selasa, 21 April 2015

Cincin Perak Rusak Bisa Direparasi Kok

Dicatat oleh : Saddam Cahyo


***
Saya sempat panik dan kebingungan dikala pagi hari harus menghadapi kenyataan bahwa cincin perak yang sudah tiga tahun terakhir ini terikat di jari manis sebelah kiri tangan saya itu rusak. Persisnya setelah mandi saya rasakan ada yang aneh dengan cincin di jari saya, ternyata sambungannya sudah lepas dan sedikit bengkang (bentuk bulatnya rusak sedikit). entah penyebabnya apa, mungkin karena beberapa waktu terakhir sering latihan meninju tanpa ingat melepasnya lebih dulu.

Wajar kalau saya panik, ini bukan sekedar cincin biasa, tapi sudah jadi semacam tanda kasih dari hubungan asmara yang saya bangun dengan si doi selama tiga tahun terakhir, hehe. Perak buatan khas Kota Gede Yogyakarta itu memang dikenal cukup bagus, jadi saya agak heran kenapa mendadak rusak begitu. Tapi saya akui ini murni karena salah saya yang ceroboh dan kurang cermat merawatnya selama pemakaian, karena kalau bicara kualitas sih jauh dengan produk yang ada di Lampung tempat saya tinggal, kebanyakan teman yang punya cincin perak serupa pasti kalah paten, terutama dari keawetan kilau putihnya yang tak mudah gelap dan berubah warna.

Setelah bingung, saya coba searching di google mencari solusi, lalu tanya sana sini ke orang tua dan teman-teman. Kebanyakan menyarankan saya untuk mencari tukang patri perhiasan yang biasanya selalu ada saja mangkal di daerah pertokoan emas dan perak. Kabarnya mereka ini meski pun kaki lima, tapi cukup terampil dan ahli buat membersihkan perhiasan hingga mereparasinya jika ada kerusakan.

Akhirnya saya cobalah saran itu daripada hati resah karena cincin kesayangan ini rusak tak bisa dipakai. Di Pasar Koga wilayah Kedaton Bandar Lampung, juga ada toko perhiasan perak dan emas muda yang siap memberikan pelayanan serupa, ini saran dari ibu saya. Tanpa menunda karena itu yang terdekat dari tempat tinggal kami maka saya datangi saja langsung.

Cukup lega dibuatnya, proses pengerjaan tidak lama, mungkin sekitar 20 menit lah, itu pun sambil ngobrol, cincin perak kesayangan yang tadinya bengkang dan lepas sudah kembali dibentuk bulatan sempurna dan dipatri lagi hingga menyambung. Bapaknya juga memberi layanan pembersihan, di cuci dengan cairan kimia yang dibakar, hasilnya memuaskan, cincin saya jadi kembali berkilau putih seperti saat baru dibeli. Syukurlah, ternyata cincin yang rusak itu bisa kok direparasi, bahkan dia bilang segala model perhiasan juga bisa diatasi, soal waktu pengerjaan dan harga yang harus dibayar sih tergantung apa bahannya misalkan emas berapa gram dan karatnya, atau perak, kuningan, dsb. tergantung juga pada tingkat kerusakannya.

Nah sementara itu saya tadi hanya menghabiskan uang sebesar Rp. 10.000,- saja buat jasa yang melegakan hati dan pikiran itu.. :)

Berikut gambar kondisi cincin perak kesayangan saya, sebelum dan sesudah di reparasi :